Minggu, 06 Desember 2009
Bingung bikin anggran bangunan..?
Sabtu, 28 November 2009
Boediono dan Sri Mulyani Digantung, Dilempari Tomat Busuk
Selanjutnya..
Selasa, 24 November 2009
TRIK supaya BLOG kita KONDANG...
Siapa sih yang tidak ingin Blog maupun Web nya Terkenal dan banyak pengunjungnya?Apa keuntungan yang di dapat dari banyaknya pengunjung dan banjirnya Traffik web maupun di Blog anda?Anda bisa membuat Space dan Banner iklan yang bagi orang awam dan netter pemula akan penasaran dengan Banner yang di buat dan otomatis akan meng-klik iklan dan bisnis Online yang refferalnya ID anda yang ber-omzet Miliaran rupiah perbulan..hehe..So saya bukanlah Master SEO yang dengan skill programmingnya maupun keyword unik (Hot, Bokep , 3GP, Bugil, sexy, dll yang berbau Prostitusi alias mesum biasanya laku) bisa membuat Web maupun Blognya berada di halaman 1 Google.Saya hanyalah Blogger pemula yang mencoba dan belajar.Berikut merupakan Trik Gokil untu mempromosikan Web maupun Blog anda :
Selengkapnya..
Khasiat daun CINCAO
MANFAAT CINCAU
DARI PANAS DALAMHINGGA KANKER
Penulis & Foto: Budi Sutomo
Menikmati segelas es cincau tentu sangat menyegarkan. Apalagi jika di minum saat siang hari yang terik. Selain segar, minuman ini juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
Kita mengenal dua jenis cincau, yaitu cincau hijau yang terbuat dari tanaman Cyclea barbata dan cincau hitam dari tanaman Mesona palustris atau cincau perdu Premna serratifolia. Cincau hijau adalah tanaman perdu yang tumbu merambat (lihat foto). Sedangkan cincau hitam biasanya berupa tanaman perdu.
Sabtu, 06 Juni 2009
Pembuatan Gula tebu

Pemanenan
Pemanenan Tanaman tebu dapat tumbuh hingga 3 meter di kawasan yang mendukung dan ketika dewasa hampir seluruh daun-daunnya mengering, namun masih mempunyai beberapa daun hijau. Sebelum panen, jika memungkinkan, seluruh tanaman tebu dibakar untuk menghilangkan daun-daun yang telah kering dan lapisan lilin. Api membakar pada suhu yang cukup tinggi dan berlangsung sangat cepat sehingga tebu dan kandungan gulanya tidak ikut rusak.....
Jumat, 05 Juni 2009
PEREMPUANKU Mana?

saya gak tahu itu memnag ada kaitanya dengan keuatan issu GENDER atukan memang penenang dimasa yang serba tak menentu ini. dari kasusnya Antasari yang melibatkan perempuan yang bernama RANI JULIANI, sekarang muncul MANOHARA, dan muncul lagi PRITA. semua perempuan kan? Siapa yang bersimpati seakan berebut. gak tahu yang dibela yang mana, yang penting bisa jadi bahan obrolan dimanapun kita punya komunitas.
Nah sekarang, intinya tinggal kita yang mau menanggapi dan menempatkan dimana posisi kita.. YANG JELAS hampir sebulan ini issu perempuan Indonesia lagi marak, dan baru semalam saja sudah muncul putri Indonesia BARU 2009..Perempuan memang tak bisa dilepaskan di setiap inci Dunia ini..Heh..
Selasa, 03 Februari 2009
JANGAN PILIH SAYA KALO BRANI...

Di baligho atau selebaran tertulis....
BANGUN DESA Noto Kutho
APBD untuk Rakyat
Wong cilik milih wong Becik
Mohon Do’a Restu
Pilih Perempuan yang membela perempuan
Inilah Wakilku...
Agus..Agus..Pilih Agus Winarno Nomer 12
Pas CALEG Gerilnya mengatakan....
....“ Jangan liat partainya lho...lihatlah saya..sudah..nanti musholla dan jalan-jalan di desa ini akan saya perbaiki... “
.....“ lah..saya NYALEG ini njajal awak..barangkali nanti juga jadi..tok MK (baca:mahkamah konstitusi) netapkan suara terbanyak, jadi monggo bapak-ibu pilih saya...saya nggak ada pamrih lho...”
Ada lagi... tapi mungkin ini di dalam hati CALEG aja :
....”Saya nyaleg ini untuk bisa cari rezeki lebih banyak...mungkin ada beberapa proyek yang bisa saya handle...saya keluar duit 100 juta, ah..dalam 5 tahun toh bisa kembali modal...
Ada lagi...ini lebih ideal..
Saya menjadi caleg ini telah diusulkan oleh komunitas saya, murni ini bukan keinginan saya, saya hanya manut orang-orang, tapi saya bertekat bulat membela kepentingan masyarakat....HIDUP...
Si TS (baca: Tim Sukses) berkata :
....“Saya kalo ada uang ya brangkat..kalo gak ada yang jalan ditempat semuanya kan butuh bensin...emang sekarang jaman apa?
....”saya kalo gak bapak BAMBANG (maaf kalo ada kesamaan nam) gak mau bnatu nyari suara...bapak memang paling ideal untuk mewakili kita....
Rabu, 21 Januari 2009
Antara bosan dan REZEKI NOMPLOK
..
.Sejak 2 tahun terakhir PEMILU seakan berjajar dan tak pernah putus dari barisan. PILKADA BUPATI, PILKADA Gubernur, LURAH, kini...tak ayal sudah mau Pemilu lagi...heh..jadi rame sekaligus juga memusingkan.
aha jadi nglantur...intinya pemilu ini aku melihatnya sangat menjemukan..belum istirahat kita mencalonkan gubernur 2 bulan lalu (PEMILU JATIM) sekarang sudah repot tentang Pemilu legislatif. lagi-lagi masyarkat menjadi lahan subur dalam meraup suara. APalagi setelah MK menyatakan suara terbanyaklah yang akan menjadi legislator sebenranya.
Semua caleg bingung....apalgi yang secara "diam-diam" membeli tiket nomor urut yang kabarnya juga harganya selangit....ha..ha...ha..lucu. satu sisi membela partai satu sisi juga saingan dengan teman sendiri...kacau juga akhirnya..
Anehnya....fenomena ini banyak yang menterjemahkan lain. suara terbanyak yang dibilang untuk menciptakan iklim demokratis, seakan akan dibalik menjadi saling menjatuhkan antar caleg. sebauah panggung Demokrasi baru di Indonesia yang sangat kolosal dan menegangkan.
Anehnya yang kedua, Bagi masyarakat kita sangat biasa dengan "P-E-M-I-L-U" ini, fenomena ini malah menjadi satu kegiatan baru. Kegiatan yang bisa mendapatkan UANG gitu loh..yah....
Jadi antara Bosan dan Rezeki Nomplok itu sangat Tipis....Demikian juga CALEG, Antara bener-bener sebagai amanat dengan mencari pekerjaan di DPR juga Tipis. SEMOGA DARI SINI INDONESIA TIDAK SEMAKIN BUBRAH DAN EKONOMIS.
Senin, 05 Januari 2009
AKU Benci Perang
hih...geram dan ingin dalam hati menyelesaikan perang ini. Namun apakah harus dengan perang untuk menyeleaaikan perang ?

Aau gak mau berkomentarsiapa yang salah? Israel ataukah palestina..tapi akau yakin betul ini adlah persoalan politik bukan persolan agama? jadi sedikit menyayangkan jika dalam persoalan perang ini agama disangkut pautkan...semua agama mengajarkan kedamaian. bukan peperangan. jikapun ada itu jika sudah dalam keadaan darurat (mungkin salah...).
BArusaja 1430 H dan 2009 dirayakan apakah harus melepas kedamaian dimuka bumi...??
Kamis, 01 Januari 2009
HAH...TAHUN BARU 2009
malam tahun baru 2009 ini sengaja saya dan beberapa temen jalan-jalan. di Kediri tepatnya. ya...itung2 ikut ramaikan acara. Kita jalan-jlan mulai dari desa samapi ke pusat keramaian kota.
heh...memang mace-mcem cara orang amaikan pergantian tahun ini..di desa dengan tradisi kendurinya hampir digelar di seluruh desa..orang sedesa bawa properti selamtan..nasi kuning, tumpeng, takir, dengan menggelar tikar di balidesa atau di jalan desa..biasanya di perempatan atu tempat-tempat yang strategis di desa. dengan sesepuh desa dan tokoh agama setempat biasannya acara diakhiri dengan do'a...Nuansa bahagia merebak di hampirseluruh warga dusun....mengasyikkan ya...
saya ga bisa cerita lama...intinya 2 model peringatan tahun baru diatar adalah kenyataan di republik ini..kenyataan kita sebagi orang Indonesia.....saya gak tahu pikiran masing-masing kepala mereka...intinya di tahun 2009 ini menjadi moment yang bisa mendewasakan kita..
Minggu, 27 Juli 2008
MIMPI Pemimpin.....
Pilkada Jombang sudah usai. Tepatnya 23 Juli 2008
lalu, dan sudah dipastikan masih Bupati lamalah yang akan memimpin Jombang untuk 5 tahun kedepan… yah sebuah kisah nyata proses politik yang mungkin tidak hanya terjadi di Kabupaten Jombang, namun juga di Kabupaten lain…saya kemudian tersenyum sejenak, sembari mengingat-ingat waktu menyaksikan pementasan drama yang di gelar “Pendowo Sodron” beberapa waktu yang lalu. Cerita tentang pertarungan kursi kepemimpinan kepala perguruan “Pendowo sodron” menjadi tema pementasan waktu itu.
Inti ceritannya berawal dari 2 orang yang mencalonkan diri untuk jadi pemimpin. Somer dan Mbah Ngin. Mulailah 2 orang calon ini membentuk Tim Sukses…semua tokoh dirangkul, tak peduli tua hingga muda, sesekali pula terjadi baku hantam diantara 2 kubu ini. Tak terlewatkan kampanye dengan janji-janji di sebar kemana-mana. I’tikad baik untuk warga selalu didengungkan. Kebutuhan Petani, Kebutuhan Pengusaha, Nasib pendidik, tokoh agama tak luput dari materi kampanye yang disampaikan. Intinya semua akan menjadi prioritas program kebijakan…
Memakai istilah Pilkadoro (Pemilihan Kepala pendowo sodron) pemilihanpun digelar. dari 2 calon yang ada Somer-lah yang akhirnya memenangkan pemiihan ini. Tapi sayang, difihak Mbah Ngin tidak menerima kemenangannya. kedua kubu saling serang, saling maki, pendukung Mbah Ngin dan Pendukung Somer sama-sama menjaga jarak untuk membangun “PENDOWO SODRON).
Kekacauan Pendowo SODRON tidak hanya sampai disitu, Setelah menjabat, Somer-pun ingkar akan kampanye-kampayenya terdahulu. Ia tidak bisa melakukan amanatnya, banyak warga yang menggugat dia karena Somer lebih suka mengurusi keluarganya saja dan membuat warga tidak terima. Somer akhirnya menjadi berubah , berubah teman, berubah kaya, bahkan perubahan prilaku dari jujur menjadi Pembohong…dramapun usai…
***
Ah…itu hanya cerita drama saja…saya ingat, “Perubahan harus dilakukan” tapi perubahan yang mana? Apakah lebih baik atau lebih buruk? Jangan-jangan cermin malah membuat semuanya terbalik? mungkin juga tidak begitu.
Pemilihan secara langsung saya kira bukan hal baru di masyarkat, mereka terbiasa dengan pilihan langsung Kepala Desa yang dari dulu sudah dilakukan.Dalam menentukan calon pemimpinpun cukup sederhana, calon lebih banyak dinilai adri sikap keseharian dan pola pikirnya. Maklum hampir setiap hari mereka saling berinteraksi. Sangsinyapun jelas, Kepala Desa yang tidak beres, niscaya akan tersingkir dan menjadi bahan gunjingan di komunitas.
Namun untuk Bupati apalagi Gubernur tidak....tidak semua orang akan mengetahui prilaku mereka secara langsung, untung-untung masih ada televise yang menyiarkan profil mereka. itupun dalam komposisi yang sangat singkat. Jika demikian wajar jika banyak warga yang hanya mencoblos begitu saja..tanpa berpikir bahwa 1 coblosan akan menentukan nasib mereka 5 tahun kedepan. Atau lebih jauh lagi, adanya fenomena GOLPUT yang semakin tinggi prosentasenya.
Ini berarti ada yang kurang pas di hati mereka (Rakyat). Kedekatan emosional, kedekatan untuk menyelesaikan masalah riil di tingkat bawah belum secara optimal dilakukan. Saya sama sekali tidak mengharap adanya penurunan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, Namun ini semua harus dijadikan bahan intrrospeksi dalam rangka menuju kesejahteraan yang benar-benar menyentuh di masyarakat. Namanya juga dipilih secara langsung…
Nah, apapun yang terjadi, kenyataan tentang perubahan politik lewat pilkada langsung sudah terlampaui. Hal ini berarti semakin jelas bahwa siapapun yang memimpin jika memang dirinya merasa didaulat untuk mensejahterakan rakyat, pilihan untuk mengutamakan rakyat harus menjadi prioritas utama. Mensejahterakan dalam artian tidak membuat warga bergantung, tapi menciptakan warga yang mandiri dan sejahtera. Semoga
Senin, 14 Juli 2008
Minggu, 13 Juli 2008
Sabtu, 05 Juli 2008
KRJB Prioritaskan program Ekonomi
Deklarasi sudah dilakukan, RAkerpun telah dijalankan. refleksi yang muncul dari 34 anggota yang tergabung di KJRB, lebih banyak menyoal masalah ekonomi, kerja sulit, kurangnya akses modal, dan minimnya solidaritas untuk penyelesaian masalah.
Mengingat itu, kemudian KRJB beranggapan...Program harus sesuai dengan masalah kelompok...hal ini dilakukan agar program yang dilakukan KRJB akan selaras, pas dan benar-benar menerima manfaatnya, sekaligus untuk mengukur sebatas apa kemampuan KRJB sebagai ruang belajar dan fasilitasi/jembatan bagi kelompok.
Untuk itulah sehingga KRJB yang diketuai oleh Moh suudi Anis, dan Abdul Muhaimin (sekjen), bertekat untuk menggarisbesarkan program untuk pengembangan dan penumbuhan koperasi di kelompok-kelompok. Langkah awal yang dilakukan sejak juli 2008 adalah pendataan kelompok tentang agenda tersebut.
Catatanku...tapi sayang...kok masih ada saja yang menganggap KRJB ditunggangi salah satu kelompok padahal bagi saya bersatunya komunitas -komunitas adalah awal untuk membangun komunitas secara bersama...semoga
"Gairah" SODRON

Kedunggalih….sebuah desa di belahan selatan jombang, masuk dalam lereng gunung Anjasmara. Terletak di lembah yang berjarak 25 KM dari kota Jombang. Tepatnya di wilayah kecamatan Bareng.
Malam itu hampir semua orang kampong berkumpul, karena memang hanya sekitar 80an KK yang ada di dusun ini. Dengan jalan yang rata-rata berbatu dan sebagian di paving hasil proyek desa. Namun tidak menyurutkan mereka untuk berkumpul dalam acara yang di prakarsai oleh Pandowo Sodron.
oya…pendowo sodron adalah perguruan bela diri..berdiri sejak 8 tahun yang lalu..berapa jumlahnya sekarang kuranag tahu, tapi pada malam itu, yang sekarang menjadi murid perguruan sekitar 50-an. yang anggotannya hampir kesemuannya dari dusun kedunggalih saja.
Hadir pada malam hari itu, Kepala desa bareng dan beberapa tamu undangan yang salah satunya dari Anggota Konsorsium Rakyat Jombang Berdaulat (KRJB). tapi yang jelas malam itu sangat meriah dan hingar bingar. karena diisi oleh gebyar dangdut yang juga dari kalangan sendiri. Dan diisi pula dengan rangkaian puisi
Namun yang menjadi catatn saya adalah pendowo Sodron ini beda…bedannya adalah selain pengembangan seni beladiri juga mengemban misi social. artinya kelompok yang dipandegani oleh Muh. Suudi yang juga ketua di KRJB ini, mencoba mengungkap fakta terutama di kedunggalih, bahwa semua masyarkat kedunggalih harus bangun dan terhindar dari keterpurukan. Meskipun secara geografis sangat jauh dari kota, katrok, namun itu jangan di jadikan permasalahan….seperti yang dikatakan dalam sambutannya lho…
Kesan yang terjadi lagi adalah ada semacam dialog cultural antara warga dan tokoh masyarkat dalam kegiatan tersebut, Pidato Kepala desa tentang alokasi dana desa yang akan diturunkan di kedunggalih, barngkali menjadi contoh, bagaimana kepala desa dan warga dusun bisa langsung interaktif dalm sampaian informasi. karena mungkin selam ini jarang dilakukan…
tapi sayang ketika acara inti DRAMA Bapak kepala desa sudah pamit, padahal masih banyak yang seharusnya ia dengar dari cerita darma. selain juga atraksi perguruan, jurus dan sabung yang sangat menarik untuk diperhatikan.
Drama yang mengusung cerita tentang pilhan kepala pendowo sodron seakan menjadi sindiran politik saat ini yang hanya lekang oleh uang dan kekerasan. dialog-dialog masalah pendikan, masalah karang taruna yang kurang diperhatikan desa, petani tak luput dari sindiran pula.
Tapi minimal pendowo sodron sudah mulai menanamkan sebagai organisasi yang tidak hanya sebatas latihan beladiri tapi juga sebagai oragnisasi yang peka terhadap lingkungan dan masalah komunitas yang dihadapinya. yang jelas semua unsure dan golongan harus bahu membahu menjadi satu. SELESAIKAN MASALAH….
Acara diakhiri dengan Do’a….Amin
Rabu, 14 Mei 2008
Senin, 05 Mei 2008
Rabu, 23 April 2008
18 MEI 2008, KRJB adakan Konggres II

Jombang,
2 tahun sudah Konsorsium Rakyat Jombang (KRJB) dideklarasikan. Dan selama itu pula KRJB mulai melakukan fungsinya sebagai ruang pendidikan bersama dan ruang membangun jaringan antar kelompok yang tergabung didalamnya.
Garis besar yang dilakukan KRJB adalah pada pengembangan pendidikan Kader, Pengembangan usaha dan Advokasi. Kesemuanya akan mendukung dan merumuskan model pemecahan masalah yang ada dikelompok.
Selain untuk itu, Konggres ini akan merumuskan beberapa hal berdasarkan refleksi perjalanan KRJB sebagai organ bersama dalam mencapai cita-cita. Tidak harus persoalan besar, tapi KRJB lebih memprioritaskan kebutuhan mendasar yang paling dirasakan kelompok dan anggotanya.
Hingga saat ini sudah terdaftar 47 kelompok yang tergabung KRJB. Rata-rata berasal dari komunitas Pedesaan di Jombang. Namun tidak menyurutkan tekat untuk membangun kesepakatan bersama, untuk saling membantu dan bersolidaritas. Mulai dari kelompok yang berlatar belakang Koperasi, Kelompok usaha, Kelompok Tani, HIPPA, Organ Pemuda, Kelompok Belajar Warga Desa, Radio komunitas, Media Massa dll.
Konggres yang akan digelar juga akan diisi rangkaian acara, ada Pasar Rakyat/Bazar, gelar Seni Komunitas, Pengobatan Gratis, perlombaan-perlombaan yang akan digelar selama 2 hari. Dimulai tanggal 19-20 Mei 2008.
